Hari Ibu

Hari ini tanggal 22 Desember 2008, diperingati sebagai hari Ibu. Aku sendiri sebetulnya nggak seberapa ingat perayaan itu. Yang mengingatkanku pagi-pagi adanya beberapa SMS dari teman-teman mengucapkan “Selamat Hari Ibu”. Hanya sebatas itu! Karena perayaan ini tidak menjadi tradisi dalam keluarga kami. Siang hari sepulang dari kantor, anakku menyerahkan amplop yang ternyata selembar kertas berisi goresan pena anakku. Trenyuh juga aku membacanya. Makasih anak-anakku tersayang……..

Ini hasil goresan pena mereka :

KATA TERINDAH
(karya mbak Apiek)

Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata “Ummi”
dan panggilan paling indah adalah “Ummiku”
Ini adalah kata penuh harapan dan cinta
Kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati

Hari ini…satu kesempatan buat kami tuk memberikan ucapan…
Terima kasih Ummiku….atas segalanya yang telah Ummi berikan pada kami
Semoga Ummi selalu berada dalam lindungan Allah semata
Do’a kami yang baik….semua untuk Ummiku tersayang.

Ummi
(karya mbak Cica)

Ummi….
Kau sungguh berjasa
Kau menyayangiku setiap waktu
Mulai aku kecil hingga saat ini
Kau mengajariku, mendidikku dan mencintaiku
Walaupun aku sering menyakitimu
Kau tetap mencintaiku

Ummi…
Aku sangat mencintaimu
Sungguh tak terbalas cintamu
Dan…mulai hari ini….
Aku juga akan berusaha untuk tidak menyakiti hatimu lagi

Hik…hik…terharu rasanya. Sekali lagi makasih anak-anakku…..

3 Comments (+add yours?)

  1. dunia sunyi
    Dec 23, 2008 @ 02:08:41

    salam dari bandung

    masih layakkah hari ibu di peringati di saat para ibu takmampu membeli susu untuk anaknya karena suaminya di PHK kemudian bunuh diri karana di negeri para bandit mati adalah mimpi indah kaum jelata

    artikel terbaruku …… perempuan yang berhati kudus (artikel ini buat saudaraku kaum perempuan yang memperingati hari ibu di negeri para bandit di mana kemiskinan menantang langit, membuat kami tak mampu lagi menggurat kasih ibu di batu yang berlumut tapi kasih ibu hanya bisa di permainkan lewat iklan-iklan politik)
    http://esaifoto.wordpress.com

    Reply

  2. namakuananda
    Dec 24, 2008 @ 01:57:09

    aku titip secuil coretan.

    Bunda, tanpa goresan tinta, kau selalu di hatiku
    Bunda, tiada kata yang terucap, kau selalu di dekatku

    Reply

  3. one's
    Dec 24, 2008 @ 12:47:28

    duuuuh senengnnya mbak….
    punya anak yang pinter2….
    anakku belum ada yang seperti itu…
    ikut seneng ya….

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: